Loading...

Curhat Tentang Masalahmu di Sosial Media Itu Sama Saja Halnya Menelanjangi Diri Sendiri - Kabar Sehat

Loading...
SCROL ARTIKEL DI BAWAH

Kian hari semakin ramai emak-emak curhat masalah pernikahan di media sosial. Paling heboh adalah video wanita dengan alis tebal dan bulu mata yang cetar membahana.  Ia curhat suaminya enggak pernah mengajak dia pergi jalan-jalan, termasuk ke minimarket dekat rumah.



“Wayah gini... Kita udah rapi, udeh menor, alis dilempeng-lempengin, bibir dimerah-merahin. Ajak kemana kek ini kita ya bang. Ya Allah.. begini amat, ya. Saban hari tiap hari megangi penggorengan, pegangin panci, belum ngurusin anak. Ya Allah, Bang... Ajak kita ini yang udah cakep pergi ke mall. Et dah bang. Gimana sih ini, ya. Nguplek bae ini di rumah. Ya Allah...,” kurang lebih itu isi curhatan emak-emak tersebut. 


Video emak-emak yang sudah dandan maksimal itu langsung mendapat tanggapan heboh dari warganet. Sejak di-share pertama di akun Instagram @smart.gram, video ini sudah ditonton lebih dari 30 ribu orang dan ditanggapi lebih dari 3 ribu komentar.


Sejak video tersebut viral, ada emak-emak lain yang berperilaku serupa. Topiknya enggak jauh beda, galau karena jarang dibelai oleh suami. Sudah tampil cantik, tapi jarang ditengoki. Eh, suaminya malah asyik memancing, main handphone, dan main sepeda.


Menurut psikolog klinis, Astrid Wen, MPsi, mengumbar masalah pernikahan ke media sosial bisa berdampak buruk. Aib keluarga yang seharusnya disimpan rapat-rapat, terkuak dan jadi pergunjingan banyak orang. Inikah namanya menelanjangi diri sendiri, tanpa disadari?  


"Membuka masalah pribadi di dunia maya, khususnya dengan pasangan, berisiko akan mengurangi keintiman dengan pasangan. Karena yang awalnya dikonsumsi berdua, eksklusif, atau hanya dibagi di kalangan komunitas tertentu, kini dijadikan konsumsi publik," jelas Astrid.


Sumber: liputan6.com
Loading...
Loading...
SCROL ARTIKEL DI ATAS
Loading...
Loading...
Loading...
Bagikan ke Facebook

Artikel Terkait

Tidak ada artikel lain dengan kategori serupa.