Wanita Berpendidikan Tinggi Tidak Hanya Mencetak Prestasi, Tapi Juga Mencetak Generasi Hebat

Wanita Berpendidikan Tinggi Tidak Hanya Mencetak Prestasi, Tapi Juga Mencetak Generasi Hebat

Sering menjadi perbincangan hangat ditengah-tengah masyarakat ketika mendapati seorang wanita bersekolah tinggi-tinggi namun pada ujungnya hanya berdiam diri dirumah mengurusi suami dan anak-anaknya.
Apakah salah perempuan dengan pendidikan yang tinggi pada akhirnya memilih fulltime jadi ibu rumah tangga?. Yang membuatnya merasa tabu adalah konsep pendidikan formal yang selama ini belum diresapi dengan bijak.
Pendidikan tinggi identik dengan karir yang elite. Padahal kuliah adalah satu cara menuntut ilmu guna menunjang tugas-tugas besar di masa depan. Bukan sekedar demi profesi, tapi menjadi ibu yang menginspirasi.

Wanita Karier Bukan Hanya Ketika Ia Sukses Mempunyai Pekerjaan Diluar Rumah Dan Mempunyai Segudang Prestai

dailymoslem
Sarjana Kok Cuma Jadi Rumah Tangga?, cibiran yang seperti ini mungkin sering kita dengar ketika berada ditengah-tengah masyarakat. Karena menurut sebagian orang penddidikan tinggi merupakan sihir untuk menjadikan orang bisa sukses.
Menurut mereka predikat sarjana adalah jaminan untuk menjadi sukses, padahal bersekolah tinggi ini bukanlah jaminan untuk mennjadikan seseorang itu bisa serta merta sukses.
Hanya saja wanita yang berpendidikan tinggi lebih besar peluangnya untuk menjadi sukses, baik itu berkarier diluar maupun menjadi ibu rumah tangga biasa, karena ia lebih tahu bagaimana tata cara menjadi seorang muslimah yang tangguh.

Karena Karier Terbaik Seorang Wanita Adalah Ketika Ia Mampu Menjaga Tanggung Jawabnya Sebagai Istri Dan Ibu Dari Anak-Anaknya

tribunnews.com
Ingatlah, kesuksesan seseorang wanita itu tidak bisa diukur dari beberapa tinggi ia bersekolah, tapi kesuksesan itu bisa dilihat dari berapa gihih ia berusaha menggapai impiannya.
Dan jangan pernah lupa bahwa karier ternbaik sepanjang masa seorang wanita adalah ketika ia mampu menjaga tanggung jawabnya sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. Jadi mulai sekarang jangan pernah lagi memvonis seorang wanita yang berpendidikan tinggi, namun kerjaannya hanya berdiam dirumah.

Menjadi Ibu Adalah Tugas Yang Tak Bisa Diremehkan, Sebab Itulah Kenapa Islam Sangat Memuliakan Posisi Ibu Sedemikian Tinggi

clear.co.id
Ibu merupakan manusia keramat yang sangat dimuliakan oleh Allah, budi dan kasihnnya tak akan pernah terbalas. Doa seorang ibu adalah kalimat sakti bagi anak-anaknya, karena doa orangtua tak boleh terabai.
Tatkala kita mencium tangan ibu lantas kita ucapkan permintaan,”Bu, doakan aku agar segera meraih hajatku” Lalu ibu mengelus kepala kita sambil mengucapkan doa,”Iya, nak. Ibu doa kan semoga hajat baikmu segera terwujud.”
Yakinlah malaikat-malaikat akan berbondong mempersiapkan diri, semesta pun mempersiapkan diri. Mereka siap menerima perintah Tuhan untuk mendekatkan kita pada sukses yang kita ingini.

Menjadi Ibu Rumah Tangga Adalah Pilihan Yang Harus Dihormati

hello-pett.com
Iya, menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan yang harus dihormati. Karena ia tak kalah mulia dibanding para wanita pekerja keras yang menabung sejuta prestasi diluar.
Meski hanya kerjanya didalam rumah, tapi tanggung jawabnya lebih berat dari pada wanita karier, dan prestasinya jauh lebih mulia dihadapan Allah. Karena ia bukan hanya sibuk mencetak prestasi untuk masa depan, tapi ia berusaha untuk mencetak generasi-generasi pejuang Allah.

Masihkah Kau Meremehkan Tugas Agung Itu?, Tak Inginkah Kau Menduduki Posisi Istimewa Itu?

youtube.com
Wahai wanita, masihkah engkau memandang sebelah mata kegigihan wanita yang lebih memilih menjadi wanita mulia dirumah, yang rela melepas inginnya untuk mengabdikan seluruh raganya kepada keluarganya?
Jangan lagi meremehkan tugas wanita yang hanya sibuk menjadi panutan suami dan anak-anaknya dirumah, karena ia tengah menduduki posisi paling istimewa sebagai seorang wanita muslimah.
Sumber Artikel: humairoh.com
Arrow
BACA ARTIKEL LAINYA

Halaman
1 2 3

Halaman
1 2 3