Hati-hati, Inilah 3 Jenis Cinta yang Dapat Menyeret Pelakunya ke Neraka

Hati-hati, Inilah 3 Jenis Cinta yang Dapat Menyeret Pelakunya ke Neraka
Loading...
Terdapat 4 tipe cinta. tiap - tiap mampu bawa pelakunya pada pahala maupun dosa. walaupun pada hakikatnya cinta merupakan suatu ibadah, tetapi dalam kehidupan manusia nyatanya cinta mampu membikin petaka.

bila salah merasakan cinta, hingga nanti di akhirat cinta itu hendak menyeret sang pecinta ke neraka. oleh karna itu, perasaan cinta mestilah tidak diperuntukan pada suatu yang salah terlebih haram. berikut cinta “haram” yang wajib dihindari.

1. mahabbah syirkiyyah
ialah cinta yang memiliki kesyirikan. cinta ini menandingi cinta kepada allah. sang pecinta menuhankan cintanya kepada tidak hanya allah.

allah berfirman,
وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ …

“dan diantara manusia terdapat yang menjadikan tandingan - tandingan tidak hanya allah, mereka mencintainya sebagaimana menyayangi allah. dan juga orang - orang yang beriman amat besar kecintaannya kepada allah …” (qs. al - baqarah : 165).

berhati - hatilah bila menyayangi suatu. jangan hingga cinta itu setara ataupun terlebih lagi melebihi cinta kepada allah. tentu ini tidak cuma berlaku untuk berhala, dewa, yesus maupun suatu yang dituhankan manusia.

tetapi ini tercantum pula jikalau kita menyayangi seluruh suatu melebihi cinta kepada allah, baik itu harta, anak ataupun terlebih lagi pendamping.

ancaman untuk pecinta tipe ini bukan lain merupakan neraka jahannam yang kekal abadi. sebagaimana kelanjutan ayat diatas, ialah diakhir ayat 167, allah berfirman, “dan sekali - kali mereka tidak hendak keluar dari api neraka. ”

2. mahabbah muharromah
mahabbah muharromah ataupun cinta yang diharamkan ataupun cinta maksiat. cinta tipe ini menggambarkan kerasa cinta yang diperuntukan pada orang kafir, musyrikin, munafiqin, pelakon bid’ah dan juga lain - lain dari golongan pelanggar agama allah. terlebih lagi tidak cuma pelakunya, tetapi pula perbuatannya.

bila menyayangi perbuatan syirik, kafir, nifaq, bid’ah maupun larangan syariat, hingga tercantum cinta tipe ini.

3. mahabbah thabi’iyyah
tipe cinta yang ketiga ialah mahabbah thabi’iyyah ataupun cinta tabiat. cinta tipe ini bukanlah haram melainkan mubah. hendak namun, hukum mubah ini mampu berbeda jadi haram bila kerasa cinta sangat kelewatan.

cinta ini diperuntukan pada pendamping, orang tua, anak, teman dan juga lain sebagainya yang jadi tabiat manusia buat menyayangi orang - orang tersebut. diucap tabiat karna cinta ini menggambarkan suatu perangai maupun perasaan yang sudah jadi fitrah manusia.

allah menghasilkan manusia dengan seluruh perasaan cinta ini. oleh karna itu, cinta ini hukumnya mubah alias dibolehkan ataupun sah - sah aja.

kapan cinta tabiat ini jadi haram, sebagaimana dipaparkan pada tipe cinta kesatu, ialah kala cinta tabiat ini melebihi porsinya. bila cinta tabiat ini melebihi cinta kepada allah dan juga rasulnya, hingga pelakunya hendak berdosa dan juga terancam neraka.

allah berfirman,
قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

“katakanlah, ‘jika bapak - bapak, kanak - kanak, saudara - saudara, istri - istri, dan juga sanak kerabat kamu, harta kekayaan yang kamu upayakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugian nya dan juga tempat tinggal yang kamu gemari, merupakan lebih kamu cintai daripada allah dan juga rasulnya dan berjihad di jalan - nya, hingga tunggulah hingga allah mendatangkan keputusan - nya. ’ dan juga allah tidak berikan petunjuk kepada orang - orang yang fasik, ” (qs. at - taubah : 24).

ibnu katsir menafsirkan kalimat “maka tunggulah hingga allah mendatangkan keputusan - nya” dengan azab. artinya, ialah tunggulah hukuman yang hendak mengenai kamu. suatu hukuman berat hendak dikasih pada para pelakon cinta tabiat yang kelewatan sampai menandingi cinta kepada allah.

oleh karna itu, berwaspada lah dalam mencinta. walaupun cinta itu indah tetapi mampu menjerumuskan kita pada azab. patokannya cuma satu, ialah kerasa cinta kita semestinyalah tidak melebihi cinta kepada allah. kerasa cinta kita semestinyalah timbul karna cinta kepada allah.






( sumber: muslimahdaily. com )
Arrow
BACA ARTIKEL LAINYA

Loading...
Halaman
1 2 3

Loading...
Halaman
1 2 3